Laman

Kamis, 22 Maret 2012

10 Cara Melihat Hantu

Mungkin di antara kalian ada yang penasaran bagaimana cara melihat hantu atau bahkan ada yang tidak percaya akan adanya hantu. Nah, ini dia 10 cara melihat hantu:
1. Sebuah transplantasi kornea dari donor yang psikis (seperti terlihat dalam The Eye)
2. Mencoba bunuh diri ketika hamil (seperti terlihat dalam The Eye 2).
3. Roh bermain permainan Glass (mirip dengan papan Ouija Barat).
4. Tapping sumpit mangkuk kosong dengan makanan yang cukup untuk tiga di persimpangan untuk menarik roh lapar.
5. Bermain petak umpet di tengah malam sambil memegang kucing hitam.
6. Mengusap kotoran dari kuburan di sekitar mata Anda.
7. Membuka payung sementara di dalam ruangan.
8. Menyikat rambut Anda di tengah malam sambil menatap ke cermin.
9. Membungkuk di atas dan mencari di antara kaki Anda (disebut “Ciluk-bungkuk” dalam film).
10. Berdandan sementara menggunakan pakaian pemakaman tidur. Hantu akan percaya bahwa anda adalah salah satu dari mereka.
Selamat mencoba... (Resiko ditanggung sendiri yaa...)

Rabu, 21 Maret 2012

Cheng Guorong, Gelandangan Paling Seksi di China

Gelandangan biasanya tampil dekil, acak-acakan dan lusuh tetapi pengemis kali ini benar-benar beda lho karena ia memang terlihat seksi dengan perawakan tegap dan wajah rupawan. Pengemis yang disebut-sebut sebagai pengemis terseksi di China ini bernama Cheng Guorong. Siapakah dia sebenarnya? Memang sebelumnya Cheng Guorong ini bukanlah siapa-siapa, pekerjaannya hanya gelandangan biasa yang mengais-ngais sampah untuk mencari makanan dan botol plastik.


Meski berprofesi hanya sebagai seorang gelandangan namun Cheng memang bergaya cukup stylish, ia sering memakai mantel kulit sintesis dan bergaya bohemian. Ia juga sering mengenakan aksesoris yang dipadukan dengan kaos hitam dan menjadikannya fashion cukup menarik. Dengan penampilan fashion seperti itu ternyata menarik perhatian seorang fotografer yang mengunggah fotonya di internet. Dalam waktu singkat Cheng menarik minat banyak orang dan akhirnya ia pun mulai dikenal dan memiliki penggemar di dunia maya.


Dalam waktu sekejap Cheng menjadi populer dan dijuluki sebagai Gelandangan China yang paling seksi atau dikenal sebagai brother sharp, ini terkait dengan penampilan menarik dan gaya berpakaian yang keren. Banyak orang yang menganggapnya tampan dan seksi dan tidak mirip gelandangan sama sekali. Cheng sendiri sebetulnya pernah berhasil dalam karirnya namun ia mengalami kebangkrutan ketika uang simpanannya dirampok dan ia dikeluarkan dari pekerjaan dan harus mengemis di jalan.


Ia tak melakukan kontak dengan keluarganya selama bertahun-tahun hal itu dikarenakan ia malu tak bisa menghidupi keluarganya. Keluarganya juga mengira ia sudah tewas dikarenakan tak ada kontak sampai ketika fotonya muncul di internet. Namun hidupnya tak lepas dari musibah, ketika ia pulang ke rumah ia mendapati ayah dan istrinya telah meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Dengan kisah sedih ini ternyata banyak yang bersimpati padanya dan para fansnya menyumbang uang sebesar 100,000 yuan.

Dengan penampilannya yang cukup keren ia menjadi model catwalk dan tampil di iklan bahkan ada juga produer film China yang ingin mengangkat kisah hidupnya. Saat ini ia telah kembali ke kampung halamannya dan menetap disana. Ia juga merasa bahagia pulang ke kampung halamannya dan tak menjadi gelandangan lagi.

Wanita Dengan 1000 Kucing di Rumahnya

Seorang wanita bernama Lynea Lattazio yang sangat menyukai kucing tinggal dengan 1000 kucing di rumahnya di Fresno California. Dia menamakan rumahnya Cat House on The Kings, dimana kucing-kucing peliharaannya tersebut bebas untuk berkeliaran di rumahnya. “Saya tidak gila namun apa yang saya lakukan memang gila” ujarnya. 


“Saat saya kecil saya tidak bisa memelihara kucing karena ibu saya tidak memperbolehkannya, padahal saya sangat menyukai kucing karena kucing sangatlah lucu” ujar wanita pencinta kucing ini. Setiap bulannya ia butuh uang sebesar 40,260 dollar yang digunakan sebagai biaya maintenance kucing-kucing peliharaannya. Uang tersebut digunakannya untuk membeli makanan dan obat untuk mereka.


Ia mulai mengumpulkan kucing-kucing liar yang tak memiliki pemilik dari tahun 1981. Saat ini ia memiliki 800 kucing dewas, 100 kucing kecil dan 100 lagi anak kucing kecil. Latazzio ini sendiri dibantu 23 orang untuk menangani seluruh kucingnya. “Saya bisa menyelamatkan sekitar 86 kucing yang akan dibunuh dalam setahun” jelasnya.


“Kemudian tiga tahun berikutnya, saya bisa menyelamatkan 350 kucing, akhirnya orang-orang mulai meletakkan box berisi kucing di depan rumah saya”. Lattazio bahkan memberi nama kucingnya satu persatu walaupun ia tak mampu mengingat semuanya. “Waktu kucing saya berjumlah 350 ekor saya masih bisa mengingat nama mereka, namun saat ini tidak” ujarnya.


Wanita ini bahkan telah menjual cincin perkawinannya yang terbuat dari berlian dan mobil mercedesnya demi biaya pemeliharaan kucing-kucing tersebut. Untungnya sudah ada orang yang memberikan donasi agar ia bisa terus memelihara kucing-kucing tersebut. Jika kamu seorang pencinta kucing dan kamu mau menyumbang bisa klik ke  http://www.cathouseonthekings.com/

Jumat, 09 Maret 2012

Try This

Lakukan langkah berikut:
1. Pandang titik merah di hidung wanita tsb selama 30 detik
2. Alihkan mata kamu ke dinding yang polos
3. Kejap-kejap kan mata kamu beberapa kali
4. Amazing

Kamis, 08 Maret 2012

Stigmata

Stigmata adalah tanda luka-luka Yesus yang tersalib, yang muncul secara tiba-tiba pada tubuh seseorang. Termasuk dalam tanda sengsara ini adalah luka-luka paku di kaki dan tangan, luka tombak di lambung, luka di kepala akibat mahkota duri, dan luka bilur-bilur penderaan di sekujur tubuh, teristimewa di punggung. Seorang stigmatis, yaitu orang yang menderita akibat stigmata, dapat memiliki satu, atau beberapa, atau bahkan semua tanda sengsara itu. Stigmata dapat kelihatan, dapat pula tidak kelihatan; dapat permanen, dapat pula sementara waktu saja.


Sebagian orang yang tidak percaya, akan menghubungkan tanda luka-luka yang demikian, yang muncul atas diri seseorang, dengan suatu penyakit atau bahkan dengan suatu kondisi psikologis tanpa memikirkan gagasan adikodrati. Tentu saja, Gereja juga pertama-tama berusaha memastikan bahwa luka-luka tersebut bukan berasal dari sebab-sebab alamiah, dan mencari bukti adikodrati guna membuktikan bahwa stigmata tersebut sungguh merupakan suatu tanda dari Tuhan. Gereja juga hendak memastikan bahwa stigmata tersebut bukanlah suatu tanda dari setan guna membangkitkan suatu kegemparan rohani yang menyesatkan orang banyak. Oleh sebab itu, karena stigmata merupakan suatu tanda persatuan dengan Tuhan kita yang tersalib, seorang yang benar-benar stigmatis haruslah hidup dengan mengamalkan keutamaan-keutamaan dengan gagah berani, tabah dalam menanggung penderitaan baik fisik maupun jiwa, dan hampir senantiasa mencapai tingkat persatuan ekstasis dengan-Nya dalam doa.


Tanda luka-luka dari stigmata yang benar itu sendiri juga berbeda dari luka-luka yang timbul akibat penyakit: Stigmata yang benar, sesuai dengan luka-luka Tuhan kita, sedangkan luka-luka yang timbul akibat penyakit akan muncul secara acak pada tubuh. Stigmata yang benar, mencucurkan darah teristimewa pada hari-hari di mana dikenangkan Sengsara Yesus (misalnya pada hari Jumat dan Jumat Agung), sementara luka-luka yang timbul akibat penyakit tidak demikian. Stigmata yang benar, memancarkan darah yang bersih serta murni, sedangkan yang timbul akibat penyakit memancarkan darah yang disertai nanah. Darah yang memancar dari stigmata yang benar, sekali waktu dapat terpancar dalam jumlah besar tanpa mencelakakan sang stigmatis, sedangkan yang berasal dari penyakit akan melemahkan orang secara serius hingga diperlukan transfusi darah. Stigmata yang benar, tak dapat disembuhkan baik melalui medis ataupun perawatan lainnya, sedangkan yang timbul akibat penyakit dapat disembuhkan. Yang terakhir, stigmata yang benar, muncul secara tiba-tiba, sedangkan yang timbul akibat penyakit muncul perlahan-lahan seturut periode waktu dan dapat dihubungkan dengan penyebab psikologis dan fisik yang utama.

Para stigmatis yang benar, mengalami keterkejutan atas munculnya stigmata. Tanda ini bukanlah sesuatu yang mereka “mohon dalam doa”. Terlebih lagi, dalam kerendahan hati, seringkali mereka berusaha menyembunyikannya agar tak menarik perhatian orang terhadap dirinya.

Stigmatis pertama “yang dinyatakan sah” adalah:

St Fransiskus dari Assisi (1181 - 1226)




Pada bulan Agustus tahun 1224, ia dan beberapa biarawan Fransiskan lainnya mengadakan perjalanan ke Mount Alvernia di Umbria, dekat Assisi, untuk berdoa. Di sana, St Fransiskus memohon untuk diperkenankan ikut ambil bagian dalam sengsara Kristus. Pada Pesta Salib Suci, 14 September 1224, St Fransiskus mendapat penglihatan: ia dipeluk oleh Yesus yang tersalib. Sengsara dari Jumat Agung yang pertama tercurah atas dirinya, dan ia menerima stigmata. St Fransiskus berusaha menyembunyikan tanda karunia ilahi ini dari yang lainnya, dengan membalut kedua tangannya dengan jubahnya dan mengenakan sepatu serta kaus kaki (yang tidak biasa ia lakukan). Lama-kelamaan, rekan-rekan biarawan memperhatikan perubahan dalam cara berpakaian St Fransiskus dan juga sengsara fisiknya, maka terungkaplah rahasia stigmatanya. Pada akhirnya, atas nasehat para rekan biarawan, St Fransiskus mulai membiarkan stigmatanya terlihat orang lain. St Fransiskus mengatakan, “Tak suatupun yang memberiku penghiburan begitu besar selain dari merenungkan hidup dan sengsara Tuhan kita. Andai aku hidup hingga akhir jaman, aku tak akan membutuhkan buku lain.” Sudah tentu, kasih St Fransiskus kepada Tuhan kita yang tersalib, yang diungkapkannya melalui perhatiannya kepada mereka yang malang dan menderita, mendatangkan karunia stigmata baginya.



St Katarina dari Sienna (1347-1380) 

yang dianugerahi pengalaman-pengalaman mistik dan penglihatan-penglihatan sejak ia masih berusia enam tahun, juga dianugerahi stigmata. Pada bulan Februari 1375, ketika mengunjungi Pisa, ia ikut ambil bagian dalam Misa di Gereja St Kristina. Setelah menyambut Komuni Kudus, ia tenggelam dalam meditasi mendalam, sementara matanya menatap lekat pada salib. Sekonyong-konyong, dari salib datanglah lima berkas sinar berwarna merah darah yang menembusi kedua tangan, kaki dan lambungnya, mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa hebat hingga ia jatuh tak sadarkan diri. St Katarina dari Sienna menerima stigmata, yang hanya tampak olehnya saja, hingga sesudah akhir hayatnya.



St Padre Pio 


Ia dilahirkan pada tahun 1887, dianugerahi penglihatan-penglihatan sejak umurnya masih lima tahun, dan sejak usia dini telah memutuskan untuk mengabdikan hidupnya bagi Tuhan. Padre Pio masuk biara Kapusin Fransiskan pada tahun 1903 dan ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1910. Katanya, “Aku terbakar habis oleh kasih kepada Tuhan dan oleh kasih kepada sesamaku.”


Pada tanggal 5 Agustus 1918, Padre Pio mendapat penglihatan di mana ia merasa dirinya ditikam dengan sebilah tombak; sesudahnya luka akibat tikaman tombak itu tinggal pada tubuhnya. Kemudian, pada tanggal 20 September 1918, saat ia memanjatkan syukur sesudah perayaan Misa, ia juga menerima luka-luka Tuhan kita di kedua kaki dan tangannya. Setiap hari, Padre Pio kehilangan sekitar satu cangkir darah; luka-luka itu tidak pernah menutup ataupun bertambah parah. Pula, bukannya bau darah, melainkan bau harum yang semerbak terpancar dari luka-lukanya.


Sepanjang hidupnya, Padre Pio memahami benar kedahsyatan sengsara Juruselamat kita akibat tangan-tangan mereka yang berada di dalam maupun di luar Gereja, juga akibat setan. Walau demikian, Padre Pio mengatakan, “Aku ini hanyalah suatu alat dalam tangan Tuhan. Aku berguna hanya jika dikendalikan oleh Penggerak Ilahi.” Stigmata tinggal dalam tubuh Padre Pio hingga akhir hayatnya. Paus Paulus VI berkata tentangnya, “Lihat, betapa masyhurnya dia, betapa seluruh dunia berkumpul sekelilingnya! Tetapi mengapa? Apakah mungkin karena ia seorang filsuf? Karena ia bijak? Karena ia cakap dalam pelayanan? Karena ia mempersembahkan Misa dengan rendah hati, mendengarkan pengakuan dosa dari fajar hingga gelap dan - tak mudah mengatakannya - ia adalah dia yang menyandang luka-luka Tuhan kita.”


Tak banyak dari antara para kudus yang dianugerahi stigmata; dan mereka yang dianugerahinya, seperti St Fransiskus, St Katarina dan St Padre Pio, memahami secara mendalam sengsara Tuhan kita. Sementara stigmata mungkin membangkitkan rasa takjub kita, tanda itu sendiri dan mereka yang menderitanya hendaknya menjadi inspirasi bagi kita dalam mengejar persatuan yang lebih mesra dengan Tuhan kita, teristimewa dengan sering menerima Sakramen Tobat dan menyambut Ekaristi Kudus.

Selasa, 06 Maret 2012

Fakta Nabi Musa


Masih ingatkah kalian dengan kisah mukjizat Nabi Musa yang membelah laut merah dengan tongkatnya? Jika salah satu diantara teman-teman yang menganggap kisah tersebut hanya merupakan dongeng belaka, sekarang mari kita lihat fakta dibawah ini:

Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt pada ahir tahun 1988 silam mengklaim bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah. Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Pharaoh yang tenggelam dilautan tersebut saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya.

Menurut pengakuannya, selain menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda, Wyatt bersama para krunya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama.








Temuan ini tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa sisa2 tulang belulang itu merupakan bagian dari kerangka para bala tentara Pharaoh yang tenggelam di laut Merah. Apalagi dari hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang berhasil ditemukan,memang benar adanya bahwa struktur dan kandungan beberapa tulang telah berusia sekitar 3500 tahun silam, dimana menurut sejarah,kejadian pengejaran itu juga terjadi dalam kurun waktu yang sama.


Poros Roda Dari Salah Satu Kereta Kuda

Selain itu, ada suatu benda menarik yang juga berhasil ditemukan, yaitu poros roda dari salah satu kereta kuda yang kini keseluruhannya telah tertutup oleh batu karang, sehingga untuk saat ini bentuk aslinya sangat sulit untuk dilihat secara jelas. Mungkin Allah sengaja melindungi benda ini untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi2-Nya merupakan suatu hal yang nyata dan bukan merupakan cerita karangan belaka. Diantara beberapa bangkai kereta tadi, ditemukan pula sebuah roda dengan 4 buah jeruji yang terbuat dari emas. Sepertinya, inilah sisa dari roda kereta kuda yang ditunggangi oleh Pharaoh sang raja.


Sekarang mari kita perhatikan gambar diatas, Pada bagian peta yang dilingkari (lingkaran merah), menurut para ahli kira-kira disitulah lokasi dimana Nabi Musa bersama para kaumnya menyebrangi laut Merah. Lokasi penyeberangan diperkirakan berada di Teluk Aqaba di Nuweiba. Kedalaman maksimum perairan di sekitar lokasi penyeberangan adalah 800 meter di sisi ke arah Mesir dan 900 meter di sisi ke arah Arab. Sementara itu di sisi utara dan selatan lintasan penyeberangan (garis merah) kedalamannya mencapai 1500 meter. Kemiringan laut dari Nuweiba ke arah Teluk Aqaba sekitar 1/14 atau 4 derajat, sementara itu dari Teluk Nuweiba ke arah daratan Arab sekitar 1/10 atau 6 derajat

Diperkirakan jarak antara Nuweiba ke Arab sekitar 1800 meter.Lebar lintasan Laut Merah yang terbelah diperkirakan 900 meter. Dapatkah kita membayangkan berapa gaya yang diperlukan untuk dapat membelah air laut hingga memiliki lebar lintasan 900 meter dengan jarak 1800 meter pada kedalaman perairan yang rata2 mencapai ratusan meter untuk waktu yang cukup lama, mengingat pengikut Nabi Musa yang menurut sejarah berjumlah ribuan? (menurut tulisan lain diperkirakan jaraknya mencapai 7 km, dengan jumlah pengikut Nabi Musa sekitar 600.000 orang dan waktu yang ditempuh untuk menyeberang sekitar 4 jam).

Menurut sebuah perhitungan, diperkirakan diperlukan tekanan (gaya per satuan luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2 atau setara dengan tekanan yang kita terima Jika menyelam di laut hingga kedalaman 280 meter. Jika kita kaitkan dengan kecepatan angin,menurut beberapa perhitungan, setidaknya diperlukan hembusan angin dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam) sepanjang malam untuk dapat membelah dan mempertahankan belahan air laut tersebut dalam jangka waktu 4 jam. sungguh luar biasa, Allah Maha Besar.

Lagu Yang Dapat Menghipnotis Orang Bunuh Diri

Pernahkah kamu mendengar lagu yang bisa membuat seseorang yang mendengarnya jadi ingin bunuh diri? Yah, mungkin kurang lebih mirip seperti lagu Tinggal Kenangan-nya Gabby. Tapi yang ini jauh lebih terkenal dan sudah banyak memakan korban, lagu itu adalah Gloomy Sunday, karangan Lazlo Javor, seorang penyair Hungaria.

Gloomy Sunday

Sunday is gloomy
the hours are slumberless
dearest the shadows
I live with are numberless

Little white flowers
will never awaken you,
not where the dark coach
of sorrow has taken you

Angels have no thought
of ever returning you
would they be angry
if I thought of joining you?

Gloomy Sunday

Gloomy Sunday
with shadows I spend it all
my heart and I
have decided to end it all

Soon there'll be prayers
and candles are lit, I know
let them not weep
let them know, that I'm glad to go

Death is a dream
for in death I'm caressing you
with the last breath of my soul
I'll be blessing you

Gloomy Sunday

Dreaming, I was only dreaming
I wake and I find you asleep
on deep in my heart, dear

Darling, I hope
that my dream hasn't haunted you
my heart is telling you
how much I wanted you

Gloomy Sunday


Behind The Lyric



Begini ceritanya, di tahun 1935, Lazzlo Javor menulis sebuah lagu yang berjudul Gloomy Sunday. Lagu tersebut kemudian dijadikan irama musik oleh Rezsoe Seres dan rekaman lagu itu langsung meledak. Lagu itu dikarang Lazzlo untuk kekasihnya. Tetapi, kejadian buruk yang tidak diperkirakan terjadi, kekasih Lazzlo Javor mencabut nyawanya tidak lama setelah peluncuran lagu tersebut. Dan di surat berisi niat bunuh diri itu berbunyi, Gloomy Sunday.

Beberapa waktu kemudian, seorang pegawai negeri Hongaria bunuh diri dengan menembak dirinya. Mayatnya ditemukan dalam posisi menelungkup di atas kopi lirik lagu Gloomy Sunday.

Selanjutnya, seorang gadis berupaya meracuni dirinya. Ketika kepergok, lagu Gloomy Sunday masih mengalun di alat musik dalam ruangan itu.

Ada sebuah kisah lagi yang terjadi di sebuah restoran di Budapest. Seorang pemuda menembak dirinya ketika band musik di restoran itu baru saja memainkan lagu Gloomy Sunday.


Ketika tahu lagu tersebut sudah memakan banyak korban, ditambah lagi situasi yang semakin tak terkendali, pemerintah Hongaria kemudian melarang pemutaran lagu itu di tempat umum. Walau begitu, ketenaran lagu Gloomy Sunday sudah menyebar ke negara lain, dan tentunya juga menambah banyak korban. Di Inggris, lagu itu kemudian dilarang diputar BBC (British Broadcasting Channel) karena terjadi bunuh diri lagi. Beberapa tindakan bunuh diri juga dilaporkan kemudian di Amerika Serikat, namun pemerintah Amerika Serikat tidak melarang pemutaran lagu itu di negaranya.

Kalau dihitung, secara keseluruhan terjadi 200 upaya bunuh diri di seluruh dunia yang berkaitan dengan Gloomy Sunday. Di tahun 1968, pengubah Gloomy Sunday menjadi musik yang bernama Rezsoe Seres, melompat bunuh diri dari lantai delapan di sebuah bangunan. Dan akhirnya, dia tidak berhasil menulis lagu laris lainnya setelah Gloomy Sunday!


Berikut adalah video dari lagu Gloomy Sunday tersebut. Selamat mendengarkan jika anda penasaran, sangat disarkan kan untuk mematikan "kotak music" yang ada di blog saya agar lebih fokus dengan video lagu tersebut :